Tanya Wanita

4 Pertanyaan Seputar Miss V yang Malu Ditanyakan oleh Wanita

Article Image

Kebersihan area kewanitaanmu tentu harus dijaga sebaik mungkin. Agar Miss V selalu sehat, ketahuilah beberapa hal tentang bagian paling pribadimu yang biasanya malu ditanyakan berikut ini:


Seberapa banyak cairan Miss V yang dianggap normal?

Cairan vagina berfungsi untuk menjaga kelembapan daerah kewanitaan sehingga terhindar dari kuman dan bakteri. Cairan ini biasanya ke luar hanya sedikit dan sekadar melumaskan Miss V saja. Ukuran normal berapa banyak jumlah cairan vagina yang normal sampai saat ini belum ada standarisasinya, patokannya adalah cairan yang keluar tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu banyak.

Namun, cairan yang ke luar biasanya dipengaruhi oleh tingginya kadar hormon estrogen, dan pemakaian celana yang terlalu ketat sehingga terjadi peningkatan suhu vagina. Berikut tips untuk menjaga kesehatan vagina:

  • Membasuh organ kewanitaan dengan air bersih dan keringkan dengan handuk.
  • Gunakan celana yang longgar dengan bahan katun untuk mengurangi peningkatan suhu pada vagina.
  • Jika cairan yang keluar berlebihan disertai keluhan lain seperti rasa gatal dan nyeri, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan dengan tepat.

 

Seperti apa warna cairan normal dari Miss V?

Cairan yang ke luar dari vagina seharusnya bening, atau sedikit kekuningan, tidak lengket, tidak berbau, serta tidak juga menyebabkan gatal. Cairan ini biasanya merupakan aksi vagina dalam membersihkan diri. Hindari penggunaan pantyliner, karena justru akan menambah kelembapan Miss V, dan akan membuatnya memproduksi lebih banyak lagi cairan.

 

Apakah cairan Miss V yang kadang ada dan tidak itu normal?

Ya, variasi jumlah cairan vagina tergantung pada siklus Red Days. Saat ovulasi, cairan organ kewanitaan lebih bening, licin, dan cukup banyak. Setelah tubuh melepas sel telur, cairan yang ke luar akan menjadi lebih keruh dan tebal. Hal ini bertujuan untuk menangkap sperma agar mudah dibuahi.

 

Bagaimana cara yang baik dan benar untuk menjaga kebersihan Miss V?

Untuk merawat daerah kewanitaan sebenarnya cukup hanya dengan membasuhnya dengan air dan dikeringkan dengan handuk. Kamu juga harus rajin mengganti celana dalam minimal dua kali sehari, dan pilih dalaman berbahan katun agar Miss V dapat bernafas. Nah, apabila kamu sedang Red Days, rajinlah ganti pembalut untuk menjaga terjadinya penumpukan bakteri dan kuman pada vagina. Kamu juga bisa menggunakan pembersih daerah kewanitaan seperti Betadine Feminine yang mengandung bahan aktif povidone loadine untuk membantu membunuh kuman dan jamur penyebab keputihan pada wanita, gatal, serta bau tak sedap.

 

Kini kamu tak perlu lagi sibuk bertanya-tanya mengenai organ kewanitaanmu. Semoga artikel ini dapat menjawab kebingunganmu selama ini, ya!


Share to

Comments

Please login to comment

0 responses

Related Articles